Enterprise Resource Planning (ERP) merupakan sebuah teknologi sistem informasi yang terintegrasi dan digunakan oleh perusahaan manufaktur kelas dunia untuk meningkatkan kinerjanya. Pembelajaran ERP di FE UII sudah dikenal sebagai salah satu mata kuliah unggulan di Indonesia, baik di kalangan perguruan tinggi maupun industri. Hal ini terbukti dari perolehan prestasi oleh tim Program Studi (Prodi) Akuntansi Fathan Mubina yang terdiri dari 4 mahasiswa Prodi Akuntansi 2014 yaitu Huda Aulia, Muhammad Guntur Pamungkas, Mara Khwarizmi, dan Arif Habibullah. Keempat mahasiswa UII itu berhasil meraih juara I pada 9th International ERPsim Competition (kompetisi simulasi bisnis berbasis ERP) pada Kamis, (15/6). Kompetisi tersebut diselenggarakan secara online sehingga dapat diikuti oleh berbagai universitas di dunia.

Kompetisi yang diselenggarakan oleh Hec Montreal ini diikuti oleh berbagai universitas di berbagai negara di dunia seperti University of Melbourne (Australia), Dalhousie University (Kanada), University of Arkansas (Amerika Serikat), dan Northwest University (China).

Primanita Setyono yang merupakan Direktur ERP Computer Center Prodi Akuntansi Fakultas Ekonomi UII, menyampaikan bahwa pada kompetisi ini mahasiswa dihadapkan pada situasi persaingan perusahaan yang sebenaranya. Kompetisi ini dilakukan dengan tiga kali round, dengan masing masing round diasumsikan 20 hari dan satu hari diasumsikan dengan satu menit. Pada setiap round setiap tim akan mengelola proses bisnis perusahaan.

“Di dalam kompetisi mahasiswa akan membuat pengambilan keputusan, mengambil risiko, dan strategi. Mereka membaca data kemudian membaca pasar dan juga memonitor nilai perusahaan sehingga segala keputusan yang dia ambil mulai dari pricing, requirement kemudian manajemen keuangan dibawah kendali mereka untuk meningkatkan nilai perusahaan tersebut”, tutur Primanita Setyono.

Selain itu Primanita Setyono juga menjelaskan bahwa kriteria penilaian dalam kompetisi ini tidak hanya melihat pada kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba. Lebih dari itu kompetisi juga melihat nilai perusahaan dengan memperhatikan kemampuan perusahaan dalam melunasi hutang jangka pendeknya. Sehingga setiap tim akan berusaha untuk meningkatkan nilai perusahaan yang dikelolanya dengan memaksimalkan manajemen keuangan perusahaan.

Ia juga berharap setelah mengikuti kompetisi ini mahasiswa mendapatkan pengalaman yang cukup baik dalam mengelola bisnis perusahaan. “Karena pengalaman langsung itu berbeda dengan membaca text book, ketika dia rugi, dia akan merasakanya sendiri dan dapat mengetahui apa penyebabnya secara langsung”, Imbuhnya.

Sebelumnya tim UII juga berhasil meraih juara satu pada kompetisi tahunan Enterprise Resource Planning Simulation (ERPsim) Asia Pasific Japan Cup 2017, pada Maret silam yang diikuti oleh 12 tim dari berbagai negara yaitu Australia, Hong Kong, Indonesia, Korea, Filipina, dan Thailand. (BDY)

Sumber: uii.ac.id