Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (FE UII) menggelar acara Summer Course mengenai akuntansi forensik bekerja sama dengan Accounting Research Institute, Universiti Teknologi MARA (ARI UiTM) Malaysia. Kegiatan berlangsung pada 31 Juli-4 Agustus 2017 bertempat di kampus ARI UiTM, Shah Alam, Malaysia.

Rifqi Muhammad, SE., SH., M.Sc., SAS, selaku ketua pelaksana program summer course ini menjelaskan bahwa tema dari program ini adalah Forensic Audit Summer Course in Malaysia (FASC), diikuti oleh 19 peserta dari Indonesia dan sekitar 10 peserta dari Malaysia. Adapun peserta dari Indonesia terdiri dari 9 peserta dari mahasiswa S1 Akuntansi UII, 1 peserta dari mahasiswa MAKSI UII, 7 orang dosen Prodi Akuntansi UII, 2 peserta dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara dan Universitas Sriwijaya.

“FASC merupakan program kursus singkat hasil kerja sama Prodi Akuntansi UII dan ARI UiTM Malaysia untuk meningkatkan pemahaman empiris kepada mahasiswa dalam bidang akuntansi forensik khususnya mengenai topik-topik riset kontemporer dan pengetahuan praktis”, papar Rifqi.

Lebih lanjut, Rifqi berharap dengan program summer course ini semoga akan meningkatkan kualitas pembelajaran akuntansi forensik di Prodi Akuntansi FE UII khusunya dan di Indonesia.

Sementara Ketua Prodi Akuntansi FE UII, Dekar Urumsah, SE., S.Si., M.Com (IS)., Ph.D, menyampaikan melalui kegiatan FASC 2017 ini diharapkan meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam melakukan riset di bidang akuntansi forensik dan menambah pengalaman serta jejaring di tingkat internasional. Disamping hal tersebut, secara institusional  kerja sama antara Prodi Akuntansi FE UII dengan Universiti Teknologi MARA (UiTM) yang telah terjalin diharapkan bisa semakin kuat. Kerja sama bisa semakin diperluas tidak hanya dalam pertukaran mahasiswa dan dosen saja. Namun, juga dapat dibangun kolaborasi riset untuk pengembangan penelitian bidang akuntansi di Indonesia. (RH)