UII Jadi Kampus Swasta Terbaik di Simposium Nasional Akuntansi 2017

Simposium Nasional Akuntansi (SNA) merupakan forum ilmiah untuk memaparkan hasil-hasil penelitian terbaik di bidang akuntansi oleh para peneliti, pendidik, mahasiswa, dan praktisi dari seluruh Indonesia. Selain sebagai forum ilimiah SNA juga menjadi ajang silaturahmi antar akademisi dan praktisi di Indonesia.

Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (FE UII) berhasil menempati peringkat satu untuk perguruan tinggi swasta (PTS) dengan jumlah paper terbanyak di ajang SNA 2017 ke-20 yang diselenggarakan di Universitas Jember, 27-30 September 2017. Secara keseluruhan, UII ada di peringkat 2 bersaing ketat dengan universitas-universitas negeri dan swasta seluruh Indonesia.

Ketua Prodi Akuntansi UII, Dekar Urumsah, SE., S.Si., M.Com (IS)., Ph.D, mengatakan, tahun ini Prodi Akuntansi UII mengirim 24 paper ke ajang bergengsi tersebut. Dari 24 paper tersebut, satu paper berhasil meraih best poster paper yaitu Analisis Determinan Penghindaran Pajak di Indonesia.

Paper yang ditulis oleh Cantika Ristadelvina, S.Akun dan Abriyani Puspaningsih, Dra., M.Si., Ak., merupakan hasil penelitian tentang pengaruh komite audit, ukuran perusahaan, dan leverage terhadap penghindaran pajak di Indonesia. Dari hasil penelitian tersebut dibuktikan bahwa penggunaan asset dan sumber dana oleh perusahaan dimana dalam penggunaan aset atau dana tersebut perusahaan harus mengeluarkan biaya tetap atau beban tetap (disebut: leverage) berpengaruh secara signifikan terhadap penghindaran pajak di Indonesia.

“Capaian ini membanggakan, prestasi dari mahasiswa dan juga dosen di Prodi Akuntansi UII terus mengalir yang sekaligus menandakan UII senantiasa memiliki semangat dalam memproduksi karya-karya penelitian yang kuantitas sekaligus kualitasnya sangat baik,” ungkap Dekar.

Dekar Urumsah menambahkan, Prodi Akuntansi FE UII tentunya akan secara terus menerus berpartisipasi dalam SNA pada tahun-tahun berikutnya dengan mengirimkan hasil penelitian yang lebih banyak dan lebih berkualitas.

(RH)

Dosen Akuntansi UII Raih Doktor di International Islamic University Malaysia

Belum lama lalu sempat diberitakan salah satu dosen di Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (FE UII) Rifqi Muhammad, SE., SH., M.Sc., SAS, mendapatkan sertifikasi Ahli Syariah Pasar Modal dari The Indonesia Capital Market Institute. Nah, tanggal 25 September 2017 kemarin, Institute of Islamic Banking and Finance (IIBF), International Islamic University Malaysia (IIUM) menyatakan kelulusan S3 nya setelah meneliti praktik pengungkapan laporan sosial bank syariah.

Topik disertasi yang Ia pertahankan adalah “corporate social reporting practices by islamic banking in indonesia from the aspects of stakeholders’ perceptions, level of disclosure, and social performance”.

“Disertasi saya mengenai persepsi stakeholder di bank syariah yaitu manajemen, anggota DPS, dosen akuntansi syariah, dan konsumen tentang urgensi Islamic social reporting di bank syariah. Kemudian, disertasi itu juga membahas peran DPS dalam mempengaruhi pengungkapan laporan sosial serta kinerja sosial bank syariah di Indonesia”, ungkap Rifqi.

Dosen Akuntansi UII dan juga penulis buku berjudul “Akuntansi keuangan syariah: konsep dan implementasi PSAK syariah” ini pada sidang akhir disertasinya (viva) diuji oleh beberapa dewan penguji yang mayoritas berasal dari kampus yang berbeda di Malaysia seperti Prof. Azlan bin Amran (Dean Graduate School of Business, University Sains Malaysia), Assoc. Prof. Dr. Romlah binti Jaafar (University Kebangsaan Malaysia), dan Assoc. Dr. Khairul bin Annuar (Department of Accounting, International Islamic University Malaysia).

Rifqi yang juga sebagai peneliti di Pusat Pengkajian & Pengembangan Ekonomi Islam (P3EI), Fakultas Ekonomi UII secara khusus menyampaikan ungkapan terimakasih kepada supervisornya, Assoc. Prof. Dr. Hafiz-Majdi Abd. Rashid dan secara khusus kepada UII, serta koleganya di Prodi Akuntansi UII, dan P3EI.

“Saya berterimakasih kepada para pihak yang senantiasa ikut membantu perjuangan saya dalam menempuh Ph.D ini. Saya berharap, semoga bisa menambah kontribusi dalam pengembangan akuntansi syariah di Indonesia dan khususnya di Prodi Akuntansi UII”, pungkasnya. (RH)

Meningkatkan Inspirasi Bagi Mahasiswa, Akuntansi UII Hadirkan Alumni Mengajar

Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (FE UII) menggelar acara kolosal yaitu kuliah umum dan pembekalan alumni dengan menghadirkan alumni inspiratif yang saat ini mengabdikan diri di Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kegiatan pembekalan alumni dan kuliah umum tersebut diisi oleh Ir. Novel Arsyad, MM. (alumni Prodi Teknik Sipil FTSP UII) dan Pramusinto, SE., MM (alumni Prodi Akuntansi FE UII). Acara berlangsung pada Sabtu, 16 September 2017 bertempat di Ruang P1/2 dan Aula Utara Gedung Prof. Dr. Ace Partadiredja Kampus FE UII Condongcatur, Sleman, Yogyakarta.

Pembekalan alumi merupakan acara yang diikuti oleh calon wisudawan/ti Prodi Akuntansi FE UII yang setip dua bulan sekali digelar guna membekali mahasiswa untuk berbagi pengalaman alumni dalam memasuki dunia kerja, mulai dari pengalaman mencari pekerjaan dan berbagai tips agar dapat bersaing dalam menghadapi rekrutmen pekerjaan serta memilih karir pekerjaan yang baik.

Sementara kuliah umum bersama alumni diikuti oleh mahasiswa baru Prodi Akuntansi FE UII, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa dalam merintis dunia kerja sehingga mahasiswa mampu menyerap ilmu dan pengalaman yang diberikan, kemudian melalui kegiatan ini dapat mendorong mahasiswa untuk melakukan magang di berbagai perusahaan sehingga mewujudkan cita-cita kampus UII khususnya Program Studi Akuntansi untuk dapat mencetak generasi-generasi yang tidak hanya memiliki bekal teori tetapi juga gambaran praktik dunia kerja.

Novel yang saat ini diberikan amanah untuk menjadi Direktur Human Capital dan Pengembangan PT.Wijaya Karya (Persero) Tbk, dalam kesempatan tersebut memaparkan pentingnya calon alumni memiliki semangat dan kerja keras dalam meraih cita-cita yang diinginkan. Novel juga memberikan penekanan mengenai pentingnya calon alumni memiliki sikap percaya diri dan berani dalam menghadapi kerasnya dunia kerja. Acara yang diawali dengan pemaparan gambaran umum BUMN di Indonesia ini sangat antusias diikuti oleh calon alumni yang akan diwisuda pada 23 september 2017.

“Mahasiswa harus memiliki ilmu tidak hanya di bidang akuntansi namun juga dibidang lain yang berkaitan dengan hal tersebut”, papar Novel.

Dalam acara yang juga diwarnai pembagian buku “great people to great business the power of intagible assets” ini, Direktur Human Capital PT. WIKA tersebut juga memberikan pemaparan pentingnya human capital dalam menggerakan modal, alat dan teknologi untuk mencapai kesuksesan perusahaan. Diakhir acara Novel tidak lupa memberikan pesan kepada mahasisiwa untuk selalu bangga menjadi mahasiswa UII.

Selanjutnya, Pramusinto memberikan pemaparan peran penting profesi akuntansi dan keuangan dalam dunia bisnis. Pramusinto yang saat ini menjabat sebagai Manager Treasury PT.Wijaya Karya (Persero) Tbk, berharap dengan pemaparan tersebut akan dapat memberikan mahasiswa gambaran posisi profesi akuntansi di dalam perusahaan.

“Peran profesi Akuntansi sangat vital dalam dunia perusahaan, sehingga posisi penting ini harus dimanfaatkan oleh mahasiswa UII untuk mengisinya”, papar Pramusinto.

Dekar Urumsah SE., S.Si., M.Com (IS)., Ph.D selaku ketua Prodi Akuntansi FE UII di sela-sela acara mengungkapkan bahwa Prodi Akuntansi menyambut dengan gembira semangat alumni untuk ikut berperan dan berbagi pengalaman kepada adik-adiknya di Prodi Akuntansi FE UII.

“Secara khusus Prodi Akuntansi juga mengucapkan terima kasih kepada Ir. Novel Arsyad, MM dan Pramusinto, SE., MM yang sudah bersedia hadir dan berbagi ilmu kepada mahasiswa Prodi Akuntansi FE UII”, ungkap Dekar.

Dekar juga berharap kedepan akan lebih banyak alumni UII pada umumnya dan alumni Prodi Akuntansi FE UII khususnya untuk berbagi ilmu dan pengalaman kepada mahasiswa Prodi Akuntansi FE UII.

(MNK & RH)

Akuntansi UII Sepakati Kerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Auditor Forensik (LSP AF)

Potensi praktik kecurangan dan korupsi semakin tinggi seiring dengan bertambahnya jumlah dan ragam transaksi keuangan. Sebagai bagian dari upaya pencegahan dan penanggulangan praktik kecurangan dan korupsi, diperlukan peran auditor yang memiliki keahlian forensik. Universitas Islam Indonesia (UII) menilai bahwa permasalahan ini perlu penanganan serius, tak hanya oleh pemerintah, namun juga melibatkan peran berbagai lembaga termasuk pendidikan tinggi dan masyarakat luas.

Pusat Studi Akuntansi Forensik (PSAF) yang berada di bawah pengelolaan Program Studi Akuntansi merupakan salah satu pusat studi di UII yang terus aktif dalam melakukan berbagai kajian dan riset di bidang akuntansi forensik. Untuk meningkatkan sinergi peran akademisi dan profesi, khususnya di bidang audit forensik, UII merasa penting untuk menjalin kerja sama untuk mendukung peningkatan kompetensi dan sertifikasi auditor forensik.

Merespon hal tersebut, UII mengadakan jalinan kerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Auditor Forensik (LSP AF). Acara Penandatanganan Nota Kesepakatan Kerjasama antara LSP AF dan UII diselenggarakan pada Rabu (09/08) bertempat di Ruang Sidang 1/1 Gedung Prof. Ace Partadiredja, Kampus Fakultas Ekonomi FE UII yang dihadiri langsung oleh Rektor UII, Nandang Sutrisno, SH., LL.M., M.Hum., Ph.D. didampingi oleh Dekan Fakultas Ekonomi, Dr. Drs. Dwipraptono Agus Hardjito, M.Si. dan Ketua Program Studi Akuntansi, Dekar Urumsah, SE., S.Si., M.Com(IS)., Ph.D. Sedangkan dari pihak mitra dihadiri oleh Ketua LSP AF, Drs. Ubaedi, Ak., CA., CFrA, dan didampingi oleh dua orang delegasi yaitu Mulia Ardi, SE., Ak., MM., selaku Kepala Bidang Sertifikasi dan Dr. (cn) Drs. H. Ishak Nawawi SH., MH., MM., QIA., selaku Kepala Bidang Humas dan Hubungan Antar Lembaga.

Rektor UII dalam sambutannya kembali menegaskan bahwa UII berkomitmen untuk terus mempertahankan dan meningkatkan mutu pendidikan melalui akreditasi institusi dan program studi yang telah di raih selama ini, dan bahkan beberapa program studi sudah meraih akreditasi internasional. Jalinan kerja sama strategis dengan berbagai lembaga profesi juga menjadi kunci penting untuk mendorong peningkatan kontribusi nyata pendidikan tinggi dalam mengatasi berbagai permasalahan di tanah air. Oleh sebab itu, kerja sama dengan LSP AF disambut dengan antusias dan diharapkan dapat segera ditindaklanjuti dengan pelaksanaan kegiatan bersama.

Sementara Ketua LSP AF, Ubaedi, menyampaikan apresiasinya kepada UII atas kerjasama yang terjalin dan diharapkan bahwa kerjasama ini dapat memperluas kesempatan untuk menekuni bidang audit forensik dan menghasilkan auditor muda yang semakin banyak. LSP AF sudah bekerjasama dengan berbagai institusi termasuk lembaga diklat dan perguruan tinggi untuk melatih para mahasiswa yang ingin mempelajari dan meraih sertifikasi sebagai auditor forensik.

Ketua Program Studi Akuntansi, Dekar Urumsah, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari target program yang memang ingin diwujudkan oleh Prodi Akuntansi. “Kita ingin menunjukkan komitmen kita dalam bidang pembelajaran akuntansi dan audit forensik sebagai salah satu keunggulan program studi, dan tentunya sebagai bagian dari kontribusi UII dalam mendukung pelatihan dan sertifikasi profesi auditor forensik di Indonesia”, ungkap Dekar.

Sumber: uii.ac.id

Mendalami Audit Forensik, Akuntansi UII Menggelar Summer Course Bersama dengan ARI UiTM di Malaysia

Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (FE UII) menggelar acara Summer Course mengenai akuntansi forensik bekerja sama dengan Accounting Research Institute, Universiti Teknologi MARA (ARI UiTM) Malaysia. Kegiatan berlangsung pada 31 Juli-4 Agustus 2017 bertempat di kampus ARI UiTM, Shah Alam, Malaysia.

Rifqi Muhammad, SE., SH., M.Sc., SAS, selaku ketua pelaksana program summer course ini menjelaskan bahwa tema dari program ini adalah Forensic Audit Summer Course in Malaysia (FASC), diikuti oleh 19 peserta dari Indonesia dan sekitar 10 peserta dari Malaysia. Adapun peserta dari Indonesia terdiri dari 9 peserta dari mahasiswa S1 Akuntansi UII, 1 peserta dari mahasiswa MAKSI UII, 7 orang dosen Prodi Akuntansi UII, 2 peserta dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara dan Universitas Sriwijaya.

“FASC merupakan program kursus singkat hasil kerja sama Prodi Akuntansi UII dan ARI UiTM Malaysia untuk meningkatkan pemahaman empiris kepada mahasiswa dalam bidang akuntansi forensik khususnya mengenai topik-topik riset kontemporer dan pengetahuan praktis”, papar Rifqi.

Lebih lanjut, Rifqi berharap dengan program summer course ini semoga akan meningkatkan kualitas pembelajaran akuntansi forensik di Prodi Akuntansi FE UII khusunya dan di Indonesia.

Sementara Ketua Prodi Akuntansi FE UII, Dekar Urumsah, SE., S.Si., M.Com (IS)., Ph.D, menyampaikan melalui kegiatan FASC 2017 ini diharapkan meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam melakukan riset di bidang akuntansi forensik dan menambah pengalaman serta jejaring di tingkat internasional. Disamping hal tersebut, secara institusional  kerja sama antara Prodi Akuntansi FE UII dengan Universiti Teknologi MARA (UiTM) yang telah terjalin diharapkan bisa semakin kuat. Kerja sama bisa semakin diperluas tidak hanya dalam pertukaran mahasiswa dan dosen saja. Namun, juga dapat dibangun kolaborasi riset untuk pengembangan penelitian bidang akuntansi di Indonesia. (RH)

Raih Award, Tim SAP UII Diundang ke Konferensi di Korea

Mengikuti conference merupakan salah satu cara untuk mengembangkan pengetahuan dan mendapatkan pengalaman baru bagi mahasiswa. Kali ini Tim Mahasiswa Prodi Akuntansi FE UII yang terdiri dari Huda Aulia, Muhammad Guntur Pamungkas, Mara Khawarizmi dan Arif Habibullah mendapatkan undangan untuk mengikuti SAP Academic Conference Asia Pacific Japan (APJ) 2017 yang diselenggarakan oleh SAP Asia Pacific Japan di SAP AppHaus Korea, Seoul, Korea Selatan (11-14/7).

Kesempatan tersebut diberikan kepada Tim Mahasiswa Prodi Akuntansi FE UII sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilannya dalam memperoleh juara pada the University Alliances Asia-Pacific & Japan (APJ) ERPSim and Global ERPSim Cup competition pada 9thInternational ERPSim Cup Competition pada bulan Juni. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh akademisi dari berbagai negara seperti Filipina, China, Thailand dan India.

Mara yang merupakan salah satu anggota tim menjelaskan, conference dimulai pada Rabu (12/7) dengan pengenalan produk terbaru SAP, yaitu SAP Leonardo. Produk terbaru ini merupakan semacam produk Artificial Intelligence yang dikembangkan oleh SAP sebagai terobosan terbaru. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan agenda pemberian award kepada Tim Mahasiswa Prodi Akuntansi FE UII atas raihan juara pada the University Alliances Asia-Pacific & Japan (APJ) ERPSim and Global ERPSim Cup competition, pada 9thInternational ERPsim Competition.

“Pada setiap kometisi ERP, tim kita berhasil menjadi tim yang kuat, dari tahun ke tahun tim Mahasiswa Prodi Akuntansi selalu meraih tiga besar”, imbuhnya.

Pada hari kedua agenda dilanjutkan dengan kegiatan workshop dengan tema Design Thinking. Mara menjelaskan Design Thinking merupakan alur berfikir dalam menemukan ide atau menyelesaikan permasalahan tertentu.

“Disini kita praktik bagaimana proses design thinking itu. Mulai dari wawancara customer, observasi, diskusi masalah, pembuatan prototipe sampai mempraktekkan solusinya, dari hal tersebut kami bisa belajar bagaimana mendorong seseorang bahkan diri sendiri untuk selalu melakukan inovasi di bidang apapun tanpa membatasi diri kita”, ungkap Mara.

Menurutnya hal yang paling berkesan saat conference adalah mengamati bagaimana proses dalam mencari sebuah ide dan menyelesaikan sebuah permasalahan dengan konsep design thinking. Konsep yang digunakan membuat semua tertata dengan rapi dan terasa menyenangkan.

“Saya berharap hal-hal seperti di SAP AppHauss Korea juga bisa diterapkan di Indonesia agar lebih banyak orang Indonesia yang melakukan inovasi terutama di bidang teknologi. Saya juga berharap dengan perjalanan saya sampai Korea, bisa menginspirasi banyak orang, terutama orang-orang di sekitar saya. Saya akan menerapkan dan mengajarkan orang lain tentang apa yang saya pelajari selama berada di konferensi”, terangnya. (BDY)

Sumber: uii.ac.id

Akuntansi FE UII Mempertajam Pemahaman Tentang Perencanaan dan Penganggaran di Pemerintah Daerah

Salah satu profil lulusan Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (FE UII) adalah kompetensi di bidang akuntansi sektor publik. Untuk memenuhi hal tersebut Prodi Akuntansi telah menyelenggarakan mata kuliah Akuntansi Pemerintahan dimana mahasiswa mempelajari secara mendalam mengenai Akuntansi di dalam organisasi pemerintahan. Perencanaan dan Penganggaran di Pemerintah Daerah merupakan salah satu topik yang dipelajari di mata kuliah Akuntansi Pemerintahan.

Mahasiswa mempelajari mengenai regulasi,  bisnis proses hingga dokumen yang berkaitan dengan perencanaan dan penganggaran Pemerintah Daerah. Untuk mempertajam pemahaman mahasiswa akan topik tersebut, Prodi Akuntansi menyelenggarakan kuliah umum dengan tema: ” Perencanaan dan Penganggaran Pemerintah Daerah “. Kuliah umum ini dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 8 Juli 2017 di Aula Utara FE UII dimulai pukul 09.30 – 11.30. Narasumber yang memberikan pemaparan adalah Kepala Bidang Data & Perencanaan BAPPEDA Kabupaten Sleman, Propinsi DIY, Ibu Erny Maryatun,  S.IP,  MT.

Pada pemaparannya Ibu Erny memulai dengan memaparkan beberapa data mengenai Kabupaten Sleman. Beliau bercerita mengenai potensi dan tantangan yang dihadapi oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman. Selanjutnya Ibu Erny masuk pada pemaparan tentang proses perencanaan yang dilakukan di Kabupaten Sleman.

Selanjutnya, Erny Maryatun memaparkan bahwa pendekatan perencanaan yang dilakukan tidak boleh lepas dari perencanaan nasional. Pada beberapa periode ini disampaikan bahwa Kabupaten Sleman berhasil melakukan perencanaan yang semakin baik. Hal ini terindikasi dari nilai SiLPA ( Sisa Lebih Perencanaan Anggaran) yang semakin menurun. Sebelumnya, diungkapkan bahwa SiLPA selalu diandalkan untuk menutup defisit di setiap tahun anggaran, paparnya.

Diakhir pemaparannya, Erny Maryatun menjelaskan tentang proses penganggaran dimana saat ini pemerintah daerah sudah beralih dari penganggaran tradisional menjadi penganggaran berbasis kinerja. Mahasiswa sangat antusias dengan pelaksanaan kuliah umum ini. (AF/RH)

Akuntansi FE UII Raih Juara I World Champion ERP-SIM

Enterprise Resource Planning (ERP) merupakan sebuah teknologi sistem informasi yang terintegrasi dan digunakan oleh perusahaan manufaktur kelas dunia untuk meningkatkan kinerjanya. Pembelajaran ERP di FE UII sudah dikenal sebagai salah satu mata kuliah unggulan di Indonesia, baik di kalangan perguruan tinggi maupun industri. Hal ini terbukti dari perolehan prestasi oleh tim Program Studi (Prodi) Akuntansi Fathan Mubina yang terdiri dari 4 mahasiswa Prodi Akuntansi 2014 yaitu Huda Aulia, Muhammad Guntur Pamungkas, Mara Khwarizmi, dan Arif Habibullah. Keempat mahasiswa UII itu berhasil meraih juara I pada 9th International ERPsim Competition (kompetisi simulasi bisnis berbasis ERP) pada Kamis, (15/6). Kompetisi tersebut diselenggarakan secara online sehingga dapat diikuti oleh berbagai universitas di dunia.

Kompetisi yang diselenggarakan oleh Hec Montreal ini diikuti oleh berbagai universitas di berbagai negara di dunia seperti University of Melbourne (Australia), Dalhousie University (Kanada), University of Arkansas (Amerika Serikat), dan Northwest University (China).

Primanita Setyono yang merupakan Direktur ERP Computer Center Prodi Akuntansi Fakultas Ekonomi UII, menyampaikan bahwa pada kompetisi ini mahasiswa dihadapkan pada situasi persaingan perusahaan yang sebenaranya. Kompetisi ini dilakukan dengan tiga kali round, dengan masing masing round diasumsikan 20 hari dan satu hari diasumsikan dengan satu menit. Pada setiap round setiap tim akan mengelola proses bisnis perusahaan.

“Di dalam kompetisi mahasiswa akan membuat pengambilan keputusan, mengambil risiko, dan strategi. Mereka membaca data kemudian membaca pasar dan juga memonitor nilai perusahaan sehingga segala keputusan yang dia ambil mulai dari pricing, requirement kemudian manajemen keuangan dibawah kendali mereka untuk meningkatkan nilai perusahaan tersebut”, tutur Primanita Setyono.

Selain itu Primanita Setyono juga menjelaskan bahwa kriteria penilaian dalam kompetisi ini tidak hanya melihat pada kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba. Lebih dari itu kompetisi juga melihat nilai perusahaan dengan memperhatikan kemampuan perusahaan dalam melunasi hutang jangka pendeknya. Sehingga setiap tim akan berusaha untuk meningkatkan nilai perusahaan yang dikelolanya dengan memaksimalkan manajemen keuangan perusahaan.

Ia juga berharap setelah mengikuti kompetisi ini mahasiswa mendapatkan pengalaman yang cukup baik dalam mengelola bisnis perusahaan. “Karena pengalaman langsung itu berbeda dengan membaca text book, ketika dia rugi, dia akan merasakanya sendiri dan dapat mengetahui apa penyebabnya secara langsung”, Imbuhnya.

Sebelumnya tim UII juga berhasil meraih juara satu pada kompetisi tahunan Enterprise Resource Planning Simulation (ERPsim) Asia Pasific Japan Cup 2017, pada Maret silam yang diikuti oleh 12 tim dari berbagai negara yaitu Australia, Hong Kong, Indonesia, Korea, Filipina, dan Thailand. (BDY)

Sumber: uii.ac.id

Program Studi Akuntansi Mengadakan Kuliah Umum Tentang ACCA

Semakin ketatnya persaingan dalam dunia kerja maka dituntut para mahasiswa mempunyai bekal yang cukup untuk menempuh tantangan dunia kerja di masa depan. Bagi mahasiswa akuntansi tentu salah satu bekal didapati dengan sertifikasi. Dari hal tersebut Prodi Akuntansi menyelenggarakan Kuliah Umum tentang “Becoming ACCA Qualified: Future Careers and Prospects. Association of Chartered Certified Accountans” (ACCA) untuk membagi pengetahuan umum mengenai pentingnya sertifikasi akuntan di dunia kerja. Acara ini diselenggarakan di Aula Utara FE UII pada tanggal 1 Juni 2017. Acara ini terbagi dalam dua sesi dari jam 10.00-12.00 WIB dan 13.00-15.00 WIB yang diikuti oleh segenap mahasiswa akuntansi FE UII.

Ada tiga pembicara dalam kuliah umum ini. Pertama adalah  Adhitya Fadriansyah selaku G&A Sr analyst di ConocoPhillips Indonesia dan salah satu student di ACCA. Pada sesi itu Adhitya membagi pengalamannya selama ia kuliah sampai menjadi seperti sekarang ini. Dalam sesi itu ia membagi tips dan trik dalam menghadapi ujian sertifikasi ACCA.

Adapun pemateri ke dua yaitu Conny Siahaan selaku Country Manager at The Association of Chartered Certified Accountants (ACCA) Indonesia ia menerangkan tentang profil ACCA yang didirkan di United Kingdom pada tahum 1940. Ia menjelaskan ACCA adalah wadah bagi Akuntan untuk mendapatkan pelatihan dan ujian sertifikasi untuk membuktikan profesionalitas Akuntan. ACCA sendiri sudah diakui di 178 negara dan sudah mempunyai 188.000 member. Ia juga memaparkan data lulusan akuntansi tiap tahun di Indonesia adalah 35.000 lulusan per tahun. Ditambah MEA membuat kesempatan Akuntan peluang terbuka lebar untuk mengahadapi tantangan masyarakat ASEAN. Tentu adanya ACCA bisa menjadi jembatan bagi mahasiswa akuntansi FE UII untuk mendapatkan pengakuan profesionalitas sebagai  akuntan. Di samping itu ACCA juga sudah bekerja sama dengan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan Ikatan Akuntan Publik Indonesia (IAPI).

Kuliah umum ini ditutup dengan pemateri terakhir oleh Dekar Urumsah, SE., S.Si., M.Com (IS)., Ph.D sebagai kepala program studi Akuntansi FE UII. Ia menjelaskan tujuan menggapai program studi akuntansi bekerja sama dengan ACCA untuk membentuk lulusan mahasiswa akuntansi FE UII yang Go Global.  “Kami pihak kampus dan program studi telah menyiapkan fasilitas dan motivasi. Kalian (mahasiswa) hanya perlu  berjuang dan bekerja keras untuk mengambil kesempatan yang disediakan oleh  ACCA karena pengalaman adalah guru yang beharga” sahut Dekar Urumsah.

Sumber: fecon.uii.ac.id

Dosen Akuntansi UII Kesit Bambang Prakosa Meninggal Dunia

WhatsApp Image 2017-05-23 at 07.20.15

Dosen Prodi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia Drs. Kesit Bambang Prakoso, M.Si, meninggal dunia pada Senin (22/5). Kesit Bambang Prakoso menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 18.10 WIB di Rumah Sakit Dr. Sardjito pada usia 52 tahun. Pria kelahiran Purbalingga, 19 November 1964 ini meninggalkan dua orang anak. Puluhan kerabat serta rekan kerja memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum di rumah duka jalan Raya Tajem KM. 3 Puri Niten Asri, Wedomartani, Sleman. Jenazah disemayamkan di pemakaman kampung halamannya di Temanggung, Jawa Tengah sekitar pukul 15.00 WIB (23/5).

Kesit telah mengabdikan diri lebih dari 20 tahun di UII. Berbagai posisi jabatan fungsional dan strukutural pernah diembannya, antara lain beliau pernah menjabat sebagai Kepala Bidang Evaluasi Kuliah Kerja Nyata Lembaga Pengabdian Masyarakat (KKN LPM-UII) tahun 1993-1994, Sekretaris Jurusan Akuntansi UII tahun 1995-1998, Direktur Pengelola Jurnal FE UII tahun 2003-2006, dan Kepala Bidang Pelatihan dan Kerjasama  Badan Penjaminan Mutu (BPM-UII) tahun 2006-2012. Selain itu almarhum juga bergabung dengan Kantor Akuntan Publik (KAP) “Kumalahadi” sebagai  Auditor Senior serta sebagai Tax-Management dan Tax Consultant, dan juga aktif pada Forum Dosen Akuntansi Sektor Publik (FDASP) dan Ikatan Akuntan Pendidik Ikatan Akuntan Indonesia (IAI KAPd).

Ketua Prodi Akuntansi UII, Dekar Urumsah mewakili keluarga besar Universitas Islam Indonesia menyampaikan rasa duka yang mendalam dan melepaskan kepergian beliau untuk dimakamkan di pemakaman keluarga di Temanggung. “Seluruh civitas akademika Universitas Islam Indonesia menyampaikan duka cita yang setulus-tulusnya atas kepulangan keluarga kami di Prodi Akuntansi FE UII, almarhum Bapak Drs. Kesit Bambang Prakosa, MSi.,” kata Dekar.

Menurut Dekar, almarhum Kesit Bambang Prakosa semasa hidupnya dikenal sebagai dosen yang ramah dan tidak pernah marah, sehingga suasana kelas menjadi hidup. Almarhum Kesit juga merupakan dosen yang punya komitmen tinggi dalam menjaga nilai-nilai kebenaran.

Ungkapan duka juga datang dari berbagai kolega almarhum di FDASP dan IAI KAPd. Salah satunya dari Ketua IAI KAPd, Prof. Nunuy Nur Afiah yang mengucapkan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya Kesit Bambang Prakosa.

“Keluarga besar IAI KAPd turut berduka cita atas wafatnya Bapak Kesit Bambang Prakosa, semoga almarhum diberikan tempat di sisi-Nya dan husnul khotimah, Amin Ya Robbal’alamin”, ungkap Nunuy.