Tim Akuntansi UII Wakili Indonesia Pada Kompetisi Bisnis ERP di Hongkong
Torehan prestasi kembali diraih civitas akademika Universitas Islam Indonesia (UII). Kali ini, tim dari Program Studi Akuntansi UII akan mewakili Indonesia pada ajang MonsoonSIM Enterprise Resource Management Competition (ERMC) International Grand Final 2019, di Hong Kong, Agustus mendatang.
Pada tahapan sebelumnya, tim dari UII ini berhasil menempati urutan tiga besar pada penyelenggaraan ERMC Indonesian Finals 2019 di Universitas Budi Luhur Jakarta, Sabtu (6/7). Pagelaran ERMC Grand Final 2019 di Hong Kong sendiri, nantinya akan diikuti oleh tim dari berbagai negara. Indonesia akan mengirimkan tiga perwakilan dimana salah satunya merupakan tim dari UII.
Dalam beberapa periode terakhir, Program Studi Akuntansi UII telah berhasil mencetak juara dunia dalam kompetisi ERP. Seperti pada tahun 2017, mahasiswa akuntansi UII berhasil menjuarai World Champion ERP-SIM yang diikuti oleh berbagai universitas dari segala penjuru dunia, seperti Northwest University (Cina), Dalhousie University (Kanada), dan University of Melbourne (Australia).
Selain itu, beberapa kejuaraan juga berhasil diraih, seperti ERP-SIM Asia Pasific Japan (APJ) Cup pada tahun 2018 dan tahun 2019. Prestasi ini tentu menjadi salah satu modal utama mahasiswa dalam memperkaya keunggulan kompetitif yang dimilikinya. Direktur ERP Competence Center Prodi Akuntansi FE UII, Dra. Isti Rahayu, M.Si., Ak., CA., Cert.SAP menyampaikan bahwa mahasiswa akuntansi UII diberikan kurikulum yang mengarah pada digitalisasi, yaitu pada pembelajaran ERP.
“Mengucapkan syukur Alhamdulillah atas capaian tim pada kompetisi nasional ERMC 2019, dan kami akan mempersiapkan diri sebaik baiknya untuk menghadapi kompetisi internasional di Hong Kong pada bulan Agustus,” tuturnya.
Ketua Program Studi Akuntansi Program Sarjana UII, Dr. Mahmudi, SE., M.Si., Ak., CMA menambahkan, melalui kompetisi ERP Monsoon ini, Program Studi Akuntansi UII menyiapkan mahasiswa untuk memiliki pengalaman dan kesiapan dalam memenuhi kualifikasi profesional yang dibutuhkan dalam revolusi industri 4.0.
“Hal tersebut tidak terlepas dari upaya Prodi Akuntansi UII dalam mempersiapkan mahasiswa untuk mampu bersaing pada skala global melalui kurikulum yang didesain sesuai dengan perkembangan teknologi dan bisnis digital,” ungkapnya.
Pada ERMC International Grand Final 2019 di Hongkong, UII akan memperhatikan kesiapan dari tim yang diberi nama Hammam Ghanim, agar dapat meraih juara internasional sehingga dapat mengharumkan nama UII, dan tentunya Indonesia. Serta dapat mendorong keinginan generasi muda untuk mempelajari dan praktek dalam bidang bisnis di era digital. (AD/RH)








Belum lama lalu sempat diberitakan salah satu dosen di Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (FE UII) Rifqi Muhammad, SE., SH., M.Sc., SAS, mendapatkan sertifikasi Ahli Syariah Pasar Modal dari The Indonesia Capital Market Institute. Nah, tanggal 25 September 2017 kemarin, Institute of Islamic Banking and Finance (IIBF), International Islamic University Malaysia (IIUM) menyatakan kelulusan S3 nya setelah meneliti praktik pengungkapan laporan sosial bank syariah.
Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (FE UII) menggelar acara kolosal yaitu kuliah umum dan pembekalan alumni dengan menghadirkan alumni inspiratif yang saat ini mengabdikan diri di Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kegiatan pembekalan alumni dan kuliah umum tersebut diisi oleh Ir. Novel Arsyad, MM. (alumni Prodi Teknik Sipil FTSP UII) dan Pramusinto, SE., MM (alumni Prodi Akuntansi FE UII). Acara berlangsung pada Sabtu, 16 September 2017 bertempat di Ruang P1/2 dan Aula Utara Gedung Prof. Dr. Ace Partadiredja Kampus FE UII Condongcatur, Sleman, Yogyakarta. 